Medikacare

Nyeri Dada Bukan Selalu Jantung: Ini Berbagai Jenis dan Penyebabnya

Nyeri Dada Bukan Selalu Jantung: Ini Berbagai Jenis dan Penyebabnya

Nyeri Dada Bukan Selalu Jantung: Ini Berbagai Jenis dan Penyebabnya

Nyeri dada kerap memicu rasa panik karena sering dikaitkan dengan serangan jantung. Padahal faktanya tidak semua nyeri dada berasal dari gangguan jantung. Rongga dada menampung berbagai organ penting seperti paru-paru, kerongkongan, otot, dan saraf, yang bila mengalami gangguan dapat menimbulkan rasa nyeri serupa. Di tengah gaya hidup modern tahun 2026 yang sarat stres dan masalah pencernaan, pemahaman mengenai karakter nyeri dada menjadi semakin penting agar masyarakat tidak langsung panik, namun tetap waspada dan tahu kapan harus mencari pertolongan medis.

Berikut ini berbagai jenis nyeri dada dan penyebabnya yang tidak selalu berkaitan dengan jantung:

1. Nyeri Dada Akibat Gangguan Pencernaan (GERD)

Penyebab non-jantung yang paling sering menyerupai serangan jantung adalah Gastroesophageal Reflux Disease (GERD). Kondisi ini terjadi ketika asam lambung naik kembali ke kerongkongan, memicu sensasi terbakar yang hebat tepat di belakang tulang dada (heartburn). Nyeri akibat lambung biasanya muncul setelah makan, saat berbaring, atau saat membungkuk. Berbeda dengan nyeri jantung yang terasa seperti ditekan beban berat, nyeri GERD cenderung terasa tajam atau panas dan sering kali disertai dengan rasa pahit atau asam di pangkal tenggorokan.

2. Masalah Muskuloskeletal: Otot dan Tulang Rusuk

Terkadang, nyeri dada berasal dari dinding dada itu sendiri, bukan dari organ di dalamnya. Kondisi seperti Kostokondritis, yaitu peradangan pada tulang rawan yang menghubungkan tulang rusuk dengan tulang dada, dapat menyebabkan rasa nyeri yang sangat tajam. Ciri khas dari nyeri jenis ini adalah rasa sakit akan bertambah parah jika Anda menekan area tertentu di dada dengan jari, atau saat Anda melakukan gerakan memutar tubuh. Cedera otot dada akibat olahraga berat atau batuk yang terlalu kencang juga sering kali menjadi penyebab nyeri dada yang bersifat lokal.

3. Gangguan pada Paru-paru (Pleuritis dan Pneumonia)

Masalah pada sistem pernapasan juga dapat memberikan sinyal nyeri di area dada. Salah satunya adalah Pleuritis, yaitu peradangan pada selaput yang membungkus paru-paru. Nyeri yang dirasakan biasanya terasa tajam seperti ditusuk jarum, terutama saat Anda mengambil napas dalam, batuk, atau bersin. Jika nyeri dada disertai dengan demam, menggigil, dan batuk berdahak, ada kemungkinan kondisi tersebut disebabkan oleh infeksi paru-paru seperti pneumonia. Nyeri ini biasanya terlokalisasi di satu sisi dada tergantung bagian paru-paru mana yang terinfeksi.

4. Serangan Panik dan Kecemasan

Nyeri Dada Bukan Selalu Jantung - medikacare

Kesehatan mental memiliki hubungan yang sangat erat dengan sensasi fisik. Serangan panik (panic attack) sering kali muncul dengan gejala yang hampir identik dengan serangan jantung, termasuk nyeri dada yang terasa sesak, jantung berdebar kencang (palpitasi), keringat dingin, dan sesak napas. Pada kondisi ini, nyeri dada biasanya dipicu oleh hiperventilasi (napas terlalu cepat) yang menyebabkan otot-otot dada menegang. Perbedaan utamanya adalah nyeri akibat kecemasan biasanya disertai dengan perasaan takut yang luar biasa atau perasaan seperti "akan segera mati", namun hasil pemeriksaan jantung biasanya menunjukkan kondisi yang normal.

5. Karakteristik Nyeri Dada Jantung yang Sesungguhnya

Meskipun tidak semua nyeri dada adalah jantung, Anda harus tetap mengetahui ciri-ciri nyeri dada kardiovaskular (Angina atau Serangan Jantung). Nyeri jantung biasanya terasa seperti ditekan beban yang sangat berat, diremas, atau dada terasa penuh. Rasa sakit ini sering kali menjalar ke lengan kiri, rahang, leher, hingga ke punggung. Nyeri ini tidak hilang dengan perubahan posisi atau saat menarik napas, dan sering kali disertai dengan keringat dingin yang mengucur deras serta rasa mual yang hebat.

Artikel Lain

Cara Mengatasi Nyeri Pinggang pada Ibu Hamil - Medikacare
Cara Mengatasi Nyeri Pinggang pada Ibu Hamil - Medikacare
Cara mengatasi stretch mark - Medikacare
Cara mengatasi stretch mark - Medikacare
Mitos Seputar Kehamilan - Medikacare
Mitos Seputar Kehamilan - Medikacare
Apa sih Operasi Caesar Itu ? - Medikacare
Apa sih Operasi Caesar Itu ? - Medikacare
No comments yet. Be the first to comment!

Format: JPG, PNG, GIF. Maksimal 2MB